Thursday, October 6, 2011

A World vs One Man

Tubuh Kristus:

Kita adalah sebahagian daripada tubuh Yesus. Peranan dan tanggungjawab kita yang masing-masing yang berbeza antara satu sama lain menandakan kita berada di ‘organ’ yang berbeza di dalam tubuh Kristus, namun kita tetap dapat bersatu kerana kita berada di dalam tubuh yang sama. Tetap, mengapa walaupun ktia berada di dalam tubuh Yesus yang kudus, kadang-kadang kita mengalami kerosakan, kelukaan, dan perselisihan faham? Dan kadang-kadang mengalami pergaduhan?

Pengertian:

Setiap orang percaya harus melalui penderitaan bersama Yesus, sehingga kuasa penyaliban itu nyata di dalam hidup orang-orang percaya. Sepertimana keadaan tubuh Yesus sewaktu Dia berada di dalam penderitaan, manusia berusaha menghancurkan tubuh-Nya dengan memukul diri-Nya, merobek-robek daging tubuh itu, sehingga tubuh yang sebelumnya sempurna itu menjadi satu tubuh yang menjijikkan dan tidak sempurna, berlumuran dengan darah yang suci. Penderitaan yang sangat perit itu telah menjadikan tubuh-Nya sudah tidak bermaya lagi. Namun, Dia masih mampu memikul salib-Nya naik ke atas bukit Golgota dan Dia disalibkan di situ. Meskipun Dia dimaki hamun, diludah, disebat, dan diserang dengan bermacam-macam tuduhan, sehingga diri-Nya seakan-akan sampah pada pandangan dunia, namun Dia masih tetap kuat untuk berhadapan dengan semuanya itu, kerana Dia tahu tugas-Nya belum selesai, sehinggalah Dia menghembuskan nafas-Nya yang terakhir dengan tubuh-Nya tergantung di atas kayu salib. Saya sangat mengagumi kehebatan-Nya menghadapi semuanya itu. Sewaktu Tuhan membawa saya untuk mengalami hal ini sewaktu saya melakukan saat teduh saya bersama Yesus, Tuhan menyatakan kepada saya salah satu hal yang menjadikan Yesus sedemikian kuat, iaitu kerana kesatuan roh-Nya dengan Bapa yang di Sorga. Oleh kerana kesatuan itulah Yesus mendapat kekuatan untuk berhadapan dengan semua siksaan ke atas diri-Nya. Oleh kerana kesatuan itulah juga Yesus mendapat pengharapan yang menggunung bahkan sangat besar melebihi semesta alam yang memampukan Dia untuk terus melangkah dengan setianya ke tempat penyaliban, kerana Dia tahu, selepas Dia melakukan kehendak Bapa, Dia akan diberi mahkota kehidupan. Setiap orang percaya sudah dijanjikan satu Mahkota Kehidupan oleh Tuhan, Raja di atas segala raja, apabila mereka melakukan kehendak-Nya dengan setia.

Setelah mengalami hal ini, Yesus membawa saya untuk mengerti lebih dalam lagi tentang penderitaan yang telah dialami-Nya. Dia menyatakan bahawa keadaan-Nya itu menggambarkan tentang kehidupan orang-orang percaya di dalam dunia yang fana ini. Kita tahu bahawa Yesus adalah Tuhan, dan Dia juga adalah putera sulung Allah. Namun, meskipun Dia sangat perkasa melebihi segala keperkasaan di muka bumi, tetapi mengapa Dia harus menderita? Dia ingin menyatakan sebenarnya bahawa orang-orang percaya harus melui penderitaan bersama Yesus. Bagaimana kita boleh mengalaminya? Memang kita sudah mengalaminya. Di Malaysia, kita sering dituduh ingin merebut takhta kerajaan negara dengan cara menyebarkan Injil Keselamaan, dan apabila lebih ramai orang Kristen di negara ini, maka Perdana Menteri beragama Kristen boleh dilantik; seperti juga Yesus mengalami tuduhan yang sama sewaktu Dia dituduh ingin merebut takhta Herodes, sewaktu Dia dilahirkan, kerana terdapat di dalam kitab para nabi bahawa Yesus adalah Raja Israel dan Yahudi, sehingga Herodes berusaha untuk membunuh-Nya, namun tidak kesampaian. Di negara lain seperti China dan Indonesia, siksaan berat berupa pembunuhan dan penyiksaan dilakukan dengan tidak berperikemanusiaan ke atas orang-orang percaya; seperti juga Yesus mengalami penyiksaan yang lebih kurang sama pada hari-hari terakhir kehidupan-Nya sebagai manusia. Ada banyak lagi gambaran yang jelas tentang maksud kehidupan, pekerjaan, pelayanan, penderitaan, dan kematian Yesus kepada dunia. Saya sudah kerap mendengar tentang kehidupan Yesus melalui kothbah, audio, video, drama, dan lakonan juga. Namun pada hari ini Yesus benar-benar membawa saya mengalaminya sendiri. Bukan mengalaminya secara fizikal, tetapi secara roh. Dalam keadaan sedar saya diberi peluang untuk mengalaminya dan menyedarinya. Sungguh saya kagum dan hairan akan kehebatan Yesus.

CHOOSE TO GRAB. I SUGGEST YOU CHOOSE TO WIN!!!














Wednesday, February 16, 2011

Whatever This....

No matter what you want to achieve, it's not dealing with what you have today. The reason why we always imagining things that sometimes looked weird or unusual for us is that our mind needs to find something that it can really work on. Imagining a computer with a leg, perhaps? That is only the imagination. But if you your mind really collaborated with your enthusiasm and strong desire toward the legged computer then, that will sooner or later becoming your passion.

You don't need someone to consult you to find a new path in your life, except GOD for sure, that really helps you how to develop your life in a well-being path or something that we considered as "own-exclusive". Being "crazy" for a right purpose in the meantime of our whole life is beautiful at the end. Always been the products formed by the "crazy" people all around the world had and have change the world that we live in today! And the most interesting part is, 90% of world-qualified CEO nowadays were not publish their start-ups very years back with what they had with them by the moment. Let's say we talk about Michael Dell. He is the CEO of the company of DELL's Computer. In the university he already had a strong passion in his life about being serious in computer production, even though his major course in the university is far than computer. Not even mentioning about a computer at all. deciding what's right is more important than being a blind follower, means that you have no real focus in that path, but you still want pursue that path because you have anxiety or strong force in your heart to just follow the path until it stop.


Monday, January 31, 2011

IN THE WORLD BUT NOT FROM THE WORLD

I'm not gonna draw out any bible verse in this post because I haven't memorized any verse related to this post. But for sure, there are verses related to what I am going to post now, exactly have.

According to you, which statement is true? (a) We are a human body in a spirit, or (b) we are a spirit in a human body. Take a hit, and see what you understand about who you are. The statements looked simple, but if you misunderstood about any of them, you better re-check yourself through prayers and more reading.

The answer is (b). We (human) are a spirit that living in a human body (fleshy/worldly body) for only a few years. We are a spirit. The spirit is eternal. So, we are eternal. When we died, our spirit will not gonna die. This is a common thing for most believers, yet many people don't know about this reality which sometimes just been appreciated as an interesting topic for argument and create universal scepticism. Then, we as the believers, should we let them drown into such issue? No. Absolutely no. I can't convinced people about that if they are not believe it. Is I carry out a good example of lifestyle, following Jesus' lifestyle, as minor as that, believe me they will change. Inducing is the matter, indeed. But, you as you want the impact to happen in their life, you have to 'dominate' or conquer their situation, by (a) understanding their feeling and motivate them, (b) being well-adapt to their activity without being influenced, (c) can wind their mind/situation in many small things (which most of the times been overlooked as an important matter), and (d) can being cool in a condition which is hard for them without making any mistakes. It will make sense.

Talking about the eternal us, what we have to do is to surrender to GOD everyday. Take time in the morning after we woke up to pray and read the word of GOD. We should refresh ourselves through quiet time with GOD everyday so that the Spirit of Darkness will not easily accuse us for being sinned and being bad in front of GOD and being dumped! If we surrender to GOD, and always pray to Him in our heart, surely there will be no mistake we will commit because the spirit of GOD is in us. All we have to do is just relax and let GOD answers all our problems, let GOD beat up our enemies, let GOD speak to us in spirit, let GOD be glorify and magnify, let GOD fill up our spirit, and let GOD be our guide in all our ways. Enjoy our problems as we know they are from GOD who wants us to get mature in many things ahead.

GOD bless you.